Welcome Guest! | Register | Login
ID: [LUPA?]

PASS:[LUPA?]

[Tiada ID?]
[Welcome! Orang Baru]
News Home
English
Bahasa
Acheh
Forum
Pendapat
Artikel
Dictionary Kamus
Translation
Learn Achehnese
Bahasa Cerpen
Cari
Hantar Cerpen
Senarai
Statistik
Lawak
Hantar Lawak
Chat
Pertanyaan Lazim
Acheh
Mutiara Hadis
Kata
Links


Krueng Lagu Acheh Online
Krueng Kamus Acheh Online

Logo Web2 Aneuk Acheh



[•] Articles

Surat Anak Aceh
18 January, 2006
Berikut surat anak Aceh yang dikrim ke email saya, surat ini menurut pengirim tidak dimuat di serambi karena tidak dilengkapi KTP, dan pengirim mohon disebarkan untuk dipublikasikan karena ini adalah suara anak aceh dalam memberikan saran kepada salah satu NGO dan juga pihak-pihak lain. [Selanjutnya...]


Speech of Aguswandi - Wednesday, 1 October 2003
07 January, 2006
 

Speech of Aguswandi


Representative of Acehnese Civil Society



At the Exchange of View on: Human Rights in Indonesia


Committee on Development and Co operation Human Rights Group,



Wednesday, 1 October 2003,



European Parliament, Brussels

[Selanjutnya...]


ACHEH TERGADAI ATAS NAMA DEMOKRASI, MUNGKINKAH?
24 December, 2005
Diantara point penting yang disepakati dalam penghentian permusuhan(Cessation of Hostilities), 9 Desember 2002 lalu ialah dilaksanakannya proses all-inclucive dialogue, sebagaimana diamanahkan dalam pasal 6 yangberbunyi:

“Para pihak setuju untuk mendukung proses all-inclucive dialogue di Achehseperti yang ditentukan dalam Pernyataan Bersama (Joint Statemenet) 10 Mei2002. Kedua belah pihak setuju untuk menjamin, melalui Perjanjian ini,keamaan dan kebebasan bergerak yang perlu bagi semua peserta all-inclucivedialogue bagi memungkinkan proses tersebut dilaksanakan secara selamat danadil, untuk mencerminkan pandangan-pandangan seluruh elemen masyarakatAcheh. Para pihak menyatakan kembali persetujuan mereka bahwa prosesall-inclucive dialogue tersebut difasilitasi oleh HDC.”
[Selanjutnya...]


ACHEH: DERITA TANPA AKHIR
28 August, 2004

Hari ini, 26 Juni 2004 adalah hari Anti Penyiksaan Internasional, mengingatkan manusia yang beradab untuk tidak melakukan penyiksaan, penganiayaan daalam bentuk apapun yang berlawanan dengan prinsip pri kemanusiaan, kebenaran  dan keadilan.


Adalah mustahil perbuatan ini berakhir, jikalau penjajahan masih terus terjadi dimana-mana di belahan bumi ini. Sebab bagi penjajah, tidak ada tutur yang mereka pakai, kecuali bahasa kekerasan. Jika serdadu sipenjajah tertawa, itu berarti baru saja mereka memperkosa; jika serdadu penjajah tersenyum, itu berari baru saja mereka mencuri dan merampok; jika serdadu penjajah merah mata, itu berarti baru saja mereka membakar; jika serdadu penjajah membentak, itu berarti baru saja mereka mengisap darah, jika serdadu penjajah marah, itu berarti baru saja mereka membunuh massal, dan jika mereka meminta maaf, itu berarti semua tindakan biadabnya dianggap lunas.

[Selanjutnya...]


Martial Law Failed, Civil Emergency Abhorred in Acheh
19 August, 2004
It has been completely a year already that the Indonesian colonial regime imposes martial law in Acheh with the Presidential Decree No. 28/2003, 19 May 2003. During the period, tremendous disaster has ensued, leaving 72% of 6000 villages in Acheh turned severely impoverished; 1.8 million of the 4.2 million Achehnese live under poverty line; of 460,000 family heads in Acheh, 377,000 are widows (source: Acheh Province Women Bureau); more than 2000 arrested, detained, and imprisoned without legal court-trials; 314 of them have been banished into several prisons in Central Java and East Java (141 in last January and 171 in May 2004); 869 school buildings burned down; thousands of elementary, junior and senior secondary school children deprived of education; 342 known to have suffered from psychological problem resulting from the war. (Mental Hospital in Banda Acheh is no longer able to accommodate the continuous influx of mental patients)[Selanjutnya...]


BUDI OTOMO SONTOLOOYOO
10 August, 2004
Pada 21 Mei 2004, di Indonesia, diperingati Organisasi Budi Utomo. Thema peringatan tahun ini “Kebangkitan demokrasi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia” (baca: analisa 22 Mei 2004). Dalam pelajaran sejarah Indonesia, lahirnya organisasi Budi Utomo 1908, diabadikan sebagai tonggak perjuangan nasional Indonesia. Betulkah? Ahli sejarah Indonesia tidak berani memansuhkannya. Mereka berkomplot menipu fakta sejarah Indonesia yang sesungguhnya. [Selanjutnya...]


DARURAT MILITER BATHIL Dan DARURAT SIPIL JAHIL DI ACHEH
01 August, 2004
Genap setahun sudah, rezim penjajah Indonesia memberlakukan Darurat Militer di Acheh melalui Kepres No. 28/2003, 19 Mei 2003. Selama rentang masa itu, telah mengakibatkan bencana luar biasa, dimana 72% dari 6000 kampung di Acheh, penduduknya hidup dalam keadaan melarat; sebanyak 1.8 juta dari 4.2 juta jiwa penduduk Acheh, hidup dibawah garis kemiskinan; dari 460.000 kepala rumah tangga di Acheh, 377.000 diantaranya adalah Janda (sumber: Biro Perempuan Provinsi NAD); lebih dari 2000 orang ditangkap, ditahan, dan dipenjarakan tanpa melalui proses pengadilan; 314 orang diantaranya  dibuang ke penjara-penjara di Jawa Tengah dan Jawa Timur (143 orang dibuang pada Januari lalu dan 171 lagi Mei 2004); 869 sekolah sudah hangus terbakar seluruh Acheh; ribuan anak didik tingkat SD-SMA terlantar belajar; sebanyak 342 orang dikenal pasti mengalami penyakit syaraf akibat perang. (Rumah Sakit Jiwa Banda Acheh tidak mampu menampung korban yang terus-menerus didatangi.[Selanjutnya...]


5 APRIL DIBAWAH BENDERA BELANDA DAN 5 APRIL DIBAWAH BENDERA INDONESIA
25 July, 2004

“Penonton, pengecut, mereka yang mendiamkan diri dan mengelak dari tanggung jawab  dalam revolusi kemerdekaan adalah pengkhianat. Kemana anda mau lari?”


 


“Orang-orang terjajah yang tidak berani lagi melawan, bengis, mencaci-maki, menyindir, meludahi, mengutuk, menghina dan marah kepada penjajah, segeralah menemui psykolog; karena anda sebenarnya sudah memenuhi syarat sebagai orang sakit jiwa.”


(Luth Ari Linge)

[Selanjutnya...]


MENYIMAK ALBUM SEJARAH FAMILI DI TIRO
19 July, 2004

Pengantar:


Hari ini 25 Januari 2004, genap sudah 113 tahun syahidnya Tengku Tjhik di Tiro Muhammad Saman (25 Januari 1891). Mudah-mudahan keratan sejarah yang dinukilkan disini, mampu menjadi tiang penyangga bagi seluruh bangsa Acheh yang kepentingan nasional dan perasaan kebangsaan –nasionalisme–  Acheh-nya  tengah dan akan terus digoyang oleh penjajah Indonesia. Semua ujian sejarah ini pada akhirnya akan ditentukan dan dinilai oleh sajarah itu sendiri.

[Selanjutnya...]


Send This ArticleSend

Tajuk Berita :Uang Tsunami Dibeli Senjata dan Amunisi
:Pernyataan Bangsa Acheh Di Australia.
:Warga Peusangan Tewas Ditembak
:Anggota KPA Pase Tewas Ditembak
:GeRAK Nilai BRR Boros
:Bahasa Aceh Terancam Punah
:TIDAK ADA DALAM MOU HELSINKI 15 AGUSTUS 2005 LARANGAN BAGI RAKYAT ACHEH UNTUK MENURUNKAN BENDERA MERAH PUTIH
:LAPORAN KEGIATAN LATIHAN TEMBAK MENEMBAK PRAJURIT TNI DI KECAMATAN MUARA TIGA DAN KECAMATAN BATEE, PIDIE
:Delapan Tahun Tragedi Simpang KKA, Acheh.

Ulee Beurita :BASA ATJČH ”PRIMITIF”???
:Acheh: Peumeurintah ka dipeunyata namblah boh organisasi "hareuem" (nibak basa inggreh)
:SU-EUË – SU-EUË NJANG KAJÉM TEUKA BAK KAMOË
:Peunjata Komité Peukeumah Atjčh Meurdéhka Demokratik
:Peuë na hak buë-jawa di Nanggroë Atjčh ???
:PRANG KEUMERDČHKAAN HANDJUËT HAN MEUNANG
:Salénan release Permas dari basa Inggréh keu basa Atjčh

Headlines :US court orders Exxon to answer Aceh suit
:GAM Accuses the TNI
:'Creation of new provinces in Aceh unnecessary'
:In whose interests is it that Aceh is divided into two?
:Newly Built Dam Cracked
:Massive fraud hits tsunami aid
:Conflict chronicler eyes new challenge- After Aceh, region ‘inspires’ William Nessen
:Acheh: Attention Needed on Education
:Komite Persiapan Partai Lokal Pertama Dideklarasikan

Pendapat Terbaru :RAKYAT ACEH TIDAK MAU DENGAR LAGI JANJI-JANJI MANIS PARA BIROKRAT
:Mentalitas dalam Sastra Aceh
:Bila Acheh pecah 2 atau 3, berarti Bansa Acheh akan hilang di permukaan Bumi ini.
:Bisnis Serdadu
:Teungku Abdul Wahab Krueng Seumideun: Tokoh GAM Tua di Pidie
:Ke Hadapan Bangsa Aceh Semua di Seluruh Dunia.
:Acheh
: UU-PA bagi bangsa Acheh suatu malapetaka yang sangat berbahaya dari pada Tsunami 26-12-2004
: “IDEOLOGI ACHEH TELAH MERUBAH WARNA & WAWASAN NKRI DI ACHEH”

Artikel :Surat Anak Aceh
:Speech of Aguswandi - Wednesday, 1 October 2003
:ACHEH TERGADAI ATAS NAMA DEMOKRASI, MUNGKINKAH?
:ACHEH: DERITA TANPA AKHIR
:Martial Law Failed, Civil Emergency Abhorred in Acheh
:BUDI OTOMO SONTOLOOYOO
:DARURAT MILITER BATHIL Dan DARURAT SIPIL JAHIL DI ACHEH
:5 APRIL DIBAWAH BENDERA BELANDA DAN 5 APRIL DIBAWAH BENDERA INDONESIA
:MENYIMAK ALBUM SEJARAH FAMILI DI TIRO
:SURAT POLITIK YG TERCECER
:Catatan kepada SIRA
9 Komentar Terbaru

oT Musa
oedie
omaks
omaks
oanita
oanita
oTranscribing companies
oresearch papers
oresearch paper
Segala karya atau berita yg terpapar di laman web ini adalah tertakluk kepada hak cipta penulis-penulis asal karya atau berita tersebut.
Rekabentuk dan konsep adalah milik penuh © Kruëng Networks. 2004-2010. Gunakan link ini untuk menghubungi kami.