Welcome Guest! | Register | Login
ID: [LUPA?]

PASS:[LUPA?]

[Tiada ID?]
[Welcome! Orang Baru]
News Home
English
Bahasa
Acheh
Forum
Pendapat
Artikel
Dictionary Kamus
Translation
Learn Achehnese
Bahasa Cerpen
Cari
Hantar Cerpen
Senarai
Statistik
Lawak
Hantar Lawak
Chat
Pertanyaan Lazim
Acheh
Mutiara Hadis
Kata
Links


Krueng Lagu Acheh Online
Krueng Kamus Acheh Online

Logo Web2 Aneuk Acheh



25 September, 2007
GeRAK Nilai BRR Boros

Reporter : AK News

Banda Aceh, acehkita.com. Gerakan Anti-Korupsi (GeRAK) Aceh menilai Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias telah melakukan pemborosan dana yang dialokasikan untuk membangun kembali dua daerah yang hancur digasak gelombang tsunami Desember 2004 silam. Pemborosan anggaran itu bisa dilihat dari anggaran sewa rumah, biaya telekomunikasi, dan perjalanan dinas pegawainya.

 


“Berdasarkan hasil investigasi dan olah data yang dilakukan GeRAK, kami menemukan beberapa bentuk pemborosan dana takziah pada tahun anggaran DIPA 2006 dan 2007,” kata Askalani, manajer program monitoring GeRAK di Banda Aceh, Senin (24/9).


Pemborosan anggaran itu berupa pembelian dan sewa mobil Satuan Kerja dan Sekretariat Kantor Pusat BRR senilai Rp6.773.990.500, biaya telekomunikasi Rp2.215.253.432, dan biaya perjalanan dinas sejumlah Rp11.562.702.426. Masih ada lagi, yaitu biaya sewa rumah dan mes bagi karyawan dan pejabat BRR senilai Rp13.316.428.092. Selama dua tahun anggaran itu, BRR mengabiskan dana sebanyak Rp33.868.374.450.


“Kami prihatin atas pola pengelolaan dana takziah oleh BRR. Ini menunjukan bahwa BRR masih mengabaikan keberpihakan kepada korban gempa dan tsunami di Aceh. Padahal, total anggaran untuk empat item itu dapat menyejahterakan masyarakat korban selama setengah tahun,” kata Askalani.


GeRAK mendesak BRR untuk kembali menjadikan prinsip keberpihakan anggaran kepada korban bukan dengan pemborosan anggaran dengan dalih untuk meningkatkan kinerja rekonstruksi. “Padahal, kinerja BRR hingga saat ini masih begitu memprihatinkan,” lanjutnya. [dzie]



http://acehkita.com/?dir=news&file=detail&id=2106
5 Komentar Pembaca
Ismail | Aceh | 07:38 am [GMT] -- 31, December 2008
Saudara-saudara, yang berbahagia. Hidup ini jangan dipikirin, tapi dijalani. Kita tidak bisa hidup sendiri, namun harus saling bantu membantu, saat kita musibah dibantu oleh bangsa lain, bangsa kafir, bgnsa islam dalam dan luar negeri. Saat manyat tersebar dimana-mana di tanah aceh pasca tsunami, juga orang non aceh yang membantu, batak, padang, jawa, sunda, maluku,irian jaya,dll. Jadi jangan sombong di saat kita sdh bisa melihat lagi keramaian, kegembiraan, kecerahan melalui bantuan dlm dan luar negeri. Jangan sampai bangsa lain megatakan, setelah di bantu, bangsa yang membantupun ditendangi, dicaci maki, dihina,dll. Jangan sampai di cap bahwa bangsa aceh ini adalah bangsa yang tdk berterima kasih didunia dan bangsa yang sangat iri hati! Ingat itu! Kalau mereka yang membuat murka, bukan kita ynag menghukumnya, kita tidak sanggup meghukum mereka, karena keadilan di Aceh/indo bisa dipermainkan dengan uang, mereka orang banyak uang baik dr hsl korupsi,dll. Jadi semua itu berpulang ke Yang Maha Adil... kita hanya bisa berdoa, berharap dan berusha agar kita tdk termasuk orng2 seperti mereka, amin.***
panglima laot | payabakong | 07:45 am [GMT] -- 10, March 2008
katjang... (kakehan tjangkeum)***
ruslan | aceh | 12:50 pm [GMT] -- 30, December 2007
Buat pejabat BRR,
Kami smua sangat bingun dengan kinerja BRR.Banyak hal2 yang belum terselesaikan selama ini,tapi knp sekarang muncul lagi masalah.saran saya klo anda punya niat untuk membantu masyarakt teruslah bekerja tapi klo ngak silahkan angkat kaki dari bumi aceh.kepada orang aceh juga jangan terlalu sombong jika anda bekerja di BRR.apa hikmah yang bisa anda ambil dari bekerja di BRR.bangunlah aceh seprti negara2 lain jangan hanya hafal malaysia dan senang klo lagi berada di malaysia.perbaiki pendidikan anak2 kita,ajari kebudayaan aceh yang benar dan lain2.
itu saja dari saya mudah2an bermanfaat.***
muslih | lhok seumawe | 07:57 pm [GMT] -- 29, December 2007
Ass wr wb
wahai para pejabat BRR (khususnya ketua bapel BRR) janganlah anda menghambur-hamburkan uang BRR secara tidak profesional, tidak proporsional, tidak amanat. itu semua menjadi hak korban gempa dan tsunami. ingatlah 1 Rp uang yang anda belanjakan kemanapun dan tujuen apapun, pasti akan ada pertanggungjawaban di mahkamah Allah SWT.***
zulfikar | aceh utara | 11:40 am [GMT] -- 24, November 2007
njan syit ka biasa nja..
brr njan ken atra jawa peuget.ketua jih pih djawa.
hahahhahha***
Nama:
Email:
Asal:

« Tulis: »
Komen:

«htm» hati «salam2u» Assalamu`laikum «mwry» Mawar «lol» lol «multi» kool «loved» angau «icecream» aiskrim «znaika» sukses/grad «nangis» Menangis «nut» juling «hah» haha «hump» menggatal Lagi..
Hantar artikel anda Klik DISINI
Send This ArticleSend

Tajuk Berita :Uang Tsunami Dibeli Senjata dan Amunisi
:Pernyataan Bangsa Acheh Di Australia.
:Warga Peusangan Tewas Ditembak
:Anggota KPA Pase Tewas Ditembak
:GeRAK Nilai BRR Boros
:Bahasa Aceh Terancam Punah
:TIDAK ADA DALAM MOU HELSINKI 15 AGUSTUS 2005 LARANGAN BAGI RAKYAT ACHEH UNTUK MENURUNKAN BENDERA MERAH PUTIH
:LAPORAN KEGIATAN LATIHAN TEMBAK MENEMBAK PRAJURIT TNI DI KECAMATAN MUARA TIGA DAN KECAMATAN BATEE, PIDIE
:Delapan Tahun Tragedi Simpang KKA, Acheh.
9 Komentar Terbaru

oCOLLINSDeborah19
oT Musa
oedie
omaks
omaks
oanita
oanita
oTranscribing companies
oresearch papers
Segala karya atau berita yg terpapar di laman web ini adalah tertakluk kepada hak cipta penulis-penulis asal karya atau berita tersebut.
Rekabentuk dan konsep adalah milik penuh © Kruëng Networks. 2004-2010. Gunakan link ini untuk menghubungi kami.